Seminari Marianum

Refleksi

Refleksi merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi para seminaris. Refleksi dapat secara lisan maupun tulisan, sirat maupun tersirat. Refleksi sangat penting bagi para seminaris, guna untuk bekal menjadi romo. Refleksi merupakan aktivitas yang dilakukan untuk mengulang kembali suatu peristiwa/ mengambil makna dari suatu peristiwa yang telah terjadi di dalam hidup lalu di ungkapkan di dalam sebuah buku. Kali ini para seminaris akan merefleksikan dirinya selama ‘formatio’ di Seminarium Marianum.

Refleksi Angkatan 75

PERASAANKU SAAT DI SEMINARI
by:Yohanes Natanael Kurniawan
Perkenalkan nama saya Yohanes Natanael Kurniawan Yunior, saya disini biasa dipanggil dengan nama Awan. Pertama, saya masuk di Seminari ini dengan perasaan senang dan sedih. Perasaan senang yang saya dapat, bisa bertemu dengan angkatan saya yaitu, angkatan 75 dan saya juga bisa bertemu dengan kakak KPA ( Kelas Persiapan Atas ), selang setengah bulan saya bisa bertemu dengan kakak angkatan 74 & 73 yang kembali setelah liburan. Saya diatas juga mengatakan apa perasaan sedih saya. Saya sedih karena ini pengalaman saya yang pertama berpisah dengan orang tua dan keluarga di rumah.
Meskipun begitu, saya punya pengalaman baru dalam hidup saya. Saya disini mempunyai saudara dan keluarga baru, meskipun sering bertengkar dan mendapat masalah, kami tetap bisa menjaga kebersamaan didalam Seminari. Di sini saya dididik untuk saling menghargai,menghormati,menjaga tata krama dan lain sebagainya.
Saya akan menceritakan keseharian, kami di Seminari. Kami bangun tidur pada jam 04.30 pagi. Selanjutnya kami akan mandi dan bersiap diri untuk merayakan Ekaristi, setelah misa pagi / misa harian kami akan sarapan, untuk menjaga stamina dalam satu hari. Lalu, kami berangkat ke sekolah, tetapi sebelum itu kami akan mengawali proses belajar dengan Blessing ( doa sebelum berangkat sekolah ). Kami akan bersekolah hingga jam 13.15, kecuali hari jumat kita akan pulang pada jam 11.15 siang. Setelah kami pulang dari sekolah kita akan makan siang dan dilanjut dengan tidur siang. Sesudah tidur siang, kani melakukan kegiatan yaitu opus ( bersih – bersih ) dan olah raga.Kami opus pada hari senin,rabu,jumat dan minggu pagi.
Setelah selesai dengan opus dan olahraga. Kami melanjutkan kegiatan dengan studi Seminari, ada Bahasa Latin, English conversation, Lectio Divina, Lectio Brevis, Latihan koor, dan Keseminarisan. Saat jam 19.00 kami akan makan malam, dan dilanjutkan jam rekreasi. Tak lupa kami, setelah melakukan kegiatan selama satu hari, kami berdoa mengucap syukur atas hari yang lalu, dan mohon perlindungan Tuhan saat kami tidur dan mengerjakan tugas sekolah.
Selama 6 bulan Saya disini, Saya merasa memiliki kedekatan dengan semua anggota yang berada di Seminari ini. Kami sering bercanda bersama, meskipun kadang kami juga bertengkar, sama halnya kami dengan adik kakak sebagai saudara. Kami di sini dididik, dibina dan dirawat. Kami hidup bersama untuk saling melengkapi apa kekurangan yang kita punya. Di sini juga banyak sekali sarana dan prasarana yang kami rasakan,yaitu internet yang memadai, AC, kipas angin, kapel ( yang menjadi pusat hidup kami ), alat olahraga, berbagai permainan dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan lagi.
Banyak pengalaman dari kakak kelas yang dapat Saya ambil, seperti pengalaman mereka bersama, tradisi, tata krama yang mereka ajarkan kepada Saya dan teman angkatan. Semoga Saya lebih krasan ( memiliki rasa hidup bersama dengan baik ). Banyak pengajaran yang diberikan, semoga cerita Saya ini dapat membantu teman- teman sekalian dalam menjalani hidup berformatio. TERIMA KASIH, telah membaca sepengal pengalaman Saya di SEMINARIUM MARIANUM, Probolinggo.

Pengalamanku saaat di seminari
by: Laurensius Ndoa
Waktu pertama kali aku masuk di seminari ini aku masih mempunyai rasa rindu dengan teman-temanku tapi lama kelamaan aku mulai merasa sangat enak di sini aku dijadwalkan menjadi seksi opus dan selama perjalanan kehidupan di seminari ini aku sangat merasa banyak mendapatkan pengalaman mulai dari menjadi dan mempunyai tangggung jawab sebagai anak yang nulis jadwal opus setiap hari dan saya di sini juga mendapatkan hal baru dari doa Bersama di seminari ini banyak keunikan doa yang ada disini dan sangat bagus.
Dan juga saya sering terpilih menjadi tugas lector, mazmur,dirigen,pemimpin doa dll.dan selain itu di sini banyak alat music yang sangat bagus dan lengkap membuat saya lebih semangat lagi dalam melatih bakat saya. Saya juga dilatih untuk percaya diri yaitu pada waktu saya menjadi pembimbing anak bina iman probolinggo say yang masih baru pertamanya, saya merasa sangat mali dan grogi tapi setelah sekian lama saya sudah mulai percaya diri Kembali saya merasa tidak malu lagi.
Di kehidupan saya di deminari ini saya menyadari bahwa saya sudah mendapatkan segalanya dan saya ingin mengembangkan segal minat dan bakat saya. Saya mempunyai keinginan di semianari ini saya ingin saya bisa menyanyi dan saya juga bisa bermain gitar. di sini saya juga bisa mengembangkan bakat saya dalam bidang olahraga Semoga saya bisa selalu berada di dalam naungan tuhan dalam masa formation saya di tempat ini amin.

Scroll to Top